Home / Uncategorized / Siswi SMA Diperkosa dan Dianiaya Sang Pacar, Pelaku Kaget Korban Masih Hidup
Siswi SMA Diperkosa dan Dianiaya Sang Pacar, Pelaku Kaget Korban Masih Hidup

Siswi SMA Diperkosa dan Dianiaya Sang Pacar, Pelaku Kaget Korban Masih Hidup

Seorang siswi SMA di Palembang, Sumatera Selatan ditemukan dalam keadaan lemah usai diperkosa pacarnya. FN (16) dilaporkan keluarganya telah hilang selama 3 hari. Tak disangka ternyata FN ditinggalkan oleh kekasihnya, FP (18), di sebuah tempat usai dianiaya dan diperkosa.

FP mengaku kaget saat mendengar pengakuan FN jika dirinya tengah hamil. Bukannya bertanggungjawab, FP justru memperkosa pacarnya yang sudah tak berdaya usai dianiaya. FP sudah berhasil diamankan oleh polisi dan ditetapkan sebagai tersangka meski masih berstatus sebagai pelajar.

Korban

seorang siswi SMA berinisial FN menjadi korban pemerkosaan dan penganiayaan. Pelaku penganiayaan dan pemerkosaan tak lain adalah pacar korban yakni FP pemuda berusia 18 tahun.

Pemerkosaan tersebut terjadi pada hari Selasa (22/10/19) minggu lalu pukul 14.00 WIB. Saat itu korban datang ke kos pelaku meminta untuk diantar pulang. Saat dalam perjalanan mengantar korban pulang ke rumahnya, pelaku kaget mendengar pengakuan korban yang tengah hamil. Pelaku kemudian memiliki niat jahat kepada korban.

Pelaku tak mengantarkan korban pulang ke rumah. Korban justru dibawa ke Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Di tempat itu pelaku meminta untuk bersetubuh dengan korban, namun korban menolak. Pelaku mengaku emosi saat korban menolak ajakannya. Lantas ia menganiaya korban hingga tak berdaya dan diperkosa.

Saat korban ditemukan dalam kondisi masih hidup, pelaku mengaku kaget dan sempat panik jika perbuatannya diketahui pihak berwajib. Saat hilang selama 3 hari, pelaku masih sempat pergi ke sekolah. Pihak keluarga terus-menerus menanyakan keberadaan sang anak kepada sekolah. FN dan FP diketahui sama-sama sekolah di SMA Daarul Aitam, Palembang.

Guru FN kemudian mendatangi FP menanyakan apakah ia mengetahui keberadaan FN. FN saat itu bersumpah sama sekali tak mengetahui keberadaan FP. Sekolah kemudian mengadakan acara yasinan untuk mendoakan keselamatan FN agar bisa segera ditemukan.

Keluarga korban merasa terpukul dengan kejadian yang menimpa FN. Keluarga meminta pelaku untuk dihukum seberat-beratnya karena melakukan tindakan penganiayaan dan pemerkosaan secara keji. Sementara itu, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan tetap ditahan meski masih berstatus sebagai pelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*